sajak nita

Sketsa malam

Jangkrik-jangkrik itu sudah berdendang sejak senja tadi

Bintang gemintang berkeluyuran di langit gelap

Jam dinding plastik di balik tembok retak itu menunjukkan pukul tujuh malam,

Waktu dimana aku dan sajakku duduk berkasih-kasih

Kutemukan bulan sedang merajut harap dan cahayanya memintal cinta dengan benang-benang kehangatan

Tersenyum

Terenyuh bayangku menikmati semilir angin

Aroma malam mengingatkanku pada hujan yang menjelma peri di dalam sajak-sajakku

-TA-

Sajak Sore

Aku duduk di depan jendela itu

Mengais kata-kata membentuk sajak

Kupandangi sebentar matahari sore yang mengintip lalu lenyap di balik genteng tetangga

Hanya meninggalkan seberkas cahaya buram di mataku

Kembali ku goreskan tinta

Cahaya buram itu membuatku mengeja baris dalam kertas ini

-TA-

One Response to “sajak nita”

  1. exoticpurple Says:

    hahaha keren

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: